Chairul menyebutkan, jumlah nilai investasi itu sebelumnya dengan total Rp 9 miliar per tahun. Namun terjadi penurunan, sehingga nantinya akan dibicarakan dengan DPRD. Berdasarkan hitungan target pendapatan, retribusi pasar dengan menggunakan alat tersebut yang ditawarkan oleh PT IMM sebesar Rp 15 miliar per tahun.
“Skema perjanjian kerjasama dengan PT IMM sudah selesai, tinggal menunggu persetujuan oleh DPRD. Jadi kita sementara menunggu jadwal pembahasan dengan DPRD,” pungkasnya. (RUL/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!