Selain itu, kata gubernur, dengan adanya jenis kandang dan persedian ayam potong yang begitu banyak, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan kebutuhan-kebutuhan perusahan tambang yang beroperasi di Maluku Utara.
“Apalagi, di negeri kita ini, disebut lingkar tambang, mudah-mudahan Kadis Pertanian dan teman-teman bisa melanjutkan pertumbuhan ekonomi. Jadi, buat kandang harus tiga, supaya habis satu masih ada lagi, perusahaan membutuhkan itu,” cetusnya.
Pada kesempatan itu, Rektor Unkhair Ternate, Ridha Ajam dalam penyampaiannya, mengatakan bahwa kandang jenis tersebut merupakan satu-satunya kandang yang ada di Maluku Utara.
“Ini adalah sebuah sistem peternakan pertama di Maluku Utara, hanya satu-satunya disini, tidak ada ditempat lain, karena semuanya otomatis. Dengan kandang sebesar itu berkapasitas 5 ribu ekor,” terangnya.
Ia juga berterima kasih kepada Gubernur Abdul Gani Kasuba yang selalu membantu Unkhair. Apalagi dengan adanya bantuan kandang dan bibit ayam ini, pihaknya bakal lebih terbantukan dari sisi finansial.
“Implikasi dari kandang ini, tentu saja sekarang kami punya Badan Layanan Umum (BLU) yang kami berusaha keras untuk mencari sumber-sumber pendapatan dalam rangka mendirikan Kampus Unkhair. Dan salah satu yang menjadi prioritas kami sekarang ini adalah ayam, ini potensinya luar biasa,” beber Ridha.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!