“Jadi kita akan mengurangi program di tahun 2024, Kegiatan di tahun 2023 juga akan kita kurangi dan kegiatan yang sudah terprogram kita menata kembali, dan selanjutnya kita akan membayar utang tersebut,” terangnya
“Jadi misalnya anggaran tahun ini bisa bayar proyek hanya dengan angka 50 persen, sisanya kita bayar di tahun depan,” tambahnya.
Mantan Pj Bupati Morotai mengaku utang Pemprov itu ada utang jangka panjang dan jangka pendek termasuk juga ada juga utang PT SMI.
“Saya pikir utang yang disampaikan Kepala BPKAD yang berbeda dengan data sebelumnya tidak ada masalah, karena dia yang membayar tapi sebenarnya sama saja karena saat ini kita terus lakukan rekonsiliasi soal utang,” pungkasnya. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!