Kata dia, dalam ajang STQ maupun MTQ, dirinya sudah mengikuti sebanyak empat kali namun hasilnya baru satu kali menjadi harapan I dan baru kali pertama meraih juara I pada tahun 2023 ini. “Sudah 4 kali saya ikut, tetapi baru kali ini juara 1 qori tingkat anak-anak,” sebutnya.
Selain menyabet juara, Nasrul sendiri tercatat sebagai peserta dengan usia paling muda dimana saat ini dirinya baru menginjak bangku kelas satu (1) SMP.
“Sekarang baru SMP kelas 1, saya berasal dari Desa Peleri Kecamatan Malifut, Halut,” ucapnya.
Saat ditanya kesiapannya menghadapi kompetisi STQ tingkat nasional mewakili Maluku Utara nanti di Provinsi Jambi, Nasrul mengaku akan terus belajar agar bisa bersaing di level nasional untuk mengharumkan nama besar Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara umumnya.
“Saya sudah siap untuk ikut kompetisi di STQ Nasional mewakili Maluku Utara nanti, saya akan terus belajar karena kompetisi semakin besar nanti,” katanya optimis.
Ditanyai cita-citanya ke depan di bidang Tilawatil Qur’an, Nasrul berharap bisa menjadi Qori terbaik mengikuti jejak para Qori nasional maupun internasional seperti Syamsuri Firdaus.
“Cita-cita saya bisa menjadi seperti kak Syamsuri Firdaus,” tutupnya sambil sumringah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!