Komut Ungkap Sosok yang Berperan Penting Penyebab Kredit Macet BPRS Halsel

“Jadi, soal aspek bisnis aktivitas BPRS masih berjalan normal. Meski pembiayaan bermasalah yang mengakibatkan pembiayaan bermasalah (kredit macet BPRS),” ujarnya. 

Sofyan lantas membeberkan, mengenai kredit macet ini yang berperan penting yaitu Ichwan Rahmat (Dirut BPRS nonaktif), karena sebelum diangkat menjadi Direktur Utama BPRS, Ichwan adalah Direktur Bisnis Bank milik Pemkab Halsel itu. Ichwan sendiri diangkat baru 2 bulan sebagai Dirut BPRS dan kemudian dinonaktifkan gegara dugaan skandal kredit macet.

BACA JUGA  Rumah Sakit Soekarno di Pulau Morotai Kini Punya Dokter Jiwa

“Jadi, mantan direktur utama BPRS pak Ichwan Rahmat ini memiliki peran penting penyebab kredit macet BPRS karena sebelumnya menjabat sebagai direktur bisnis, setelah beberapa bulan digeser menjabat direktur utama,” ungkap Sofyan.

Selain Ichwan, ada juga oknum pejabat Pemkab Halsel di posisi Pemegang Saham Pengendali (PSP), inisial AA alias Aswin yang mempunyai peran penting penyebab kredit macet BPRS. 

“Karena sebagai PSP mewakili Pemkab melakukan penandatanganan eksekusi pembiayaan bisnis BPRS seperti mencuatnya kredit macet Rp 15 miliar yang tercatat di OJK juga deposito Rp 10 miliar yang dijaminkan kepada salah satu debitur yang memiliki delapan perusahaan. Makanya oknum PSP juga memiliki peran penting penyebab kredit macet,” akunya sambil menyebutkan bahwa mantan Sekda Halsel Saiful Turuy tidak memiliki kewenangan dalam urusan pembiayaan bermasalah BPRS. 

BACA JUGA  Polisi Terus Selidiki Kasus Palang Kantor Plt Sekda Morotai
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah