Bambang juga mengaku pembangunan bandara ini juga akan dipercepat pekerjaannya untuk memenuhi niat Gubernur Maluku Utara yang menginginkan agar proyek berjalan matang sebelum akhir masa jabatannya pada September 2023 ini.
“Target kami tetap April proyek ini sudah bisa diresmikan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba berharap agar proyek ini bisa diselesaikan tepat waktu sehingga bisa segera difungsikan dan tentunya berimbas pada masyarakat umum dari segi ekonomi. “Sebelum masa jabatan berakhir, harapan saya agar bandara ini bisa diresmikan oleh Presiden,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perkim Provinsi Maluku Utara, Adnan Hasanuddin usai meninjau lokasi Bandara bersama pihak PT. BIJ memastikan bahwa seluruh administrasi terkait lahan bandara Loleo sudah tuntas.
“Kita juga sudah bertemu langsung dengan warga pemilik lahan. Kemudian segala macam administrasi terkait lahan sudah selesai, sudah tidak ada masalah, Pemprov juga sudah selesai bayar 5 hektar lahan, sisanya akan dibayar investor. Soal peta bidang, juga sudah selesai,” tuntasnya. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!