Lahan Tuntas, Bandara Loleo Senilai Rp 7 Triliun Siap Digarap

- Editor

Kamis, 25 Mei 2023 - 21:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba di dampingi oleh Kadis Perkim Malut Adnan Hasanudin, meninjau lokasi Bandara bersama pihak PT. Bags Indonesia Jaya (BIJ)

Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba di dampingi oleh Kadis Perkim Malut Adnan Hasanudin, meninjau lokasi Bandara bersama pihak PT. Bags Indonesia Jaya (BIJ)

Anggaran untuk tahap pertama ini yang dibutuhkan sekitar Rp 2,9 triliun, anggaran tahap kedua sebesar Rp 3 triliun lebih, jadi total keseluruhan Rp 7 triliun lebih

Bambang Dwi Utomo (Direktur Utama PT. Bags Indonesia Jaya)

Sofifi, Maluku Utara- Niat Gubernur Abdul Gani Kasuba merealisasikan janjinya untuk membangun bandara berkapasitas internasional di Loleo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) bukan isapan jempol.

Buktinya, Kamis (25/5/2023), gubernur bersama pihak investor yang akan mengerjakan mega proyek ini turun meninjau langsung lokasi bandara tersebut.

Direktur Utama PT. Bags Indonesia Jaya (BIJ) Bambang Dwi Utomo kepada awak media memastikan dalam waktu dekat pihaknya segera membebaskan lahan bandara tersebut. Ini juga dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi langsung bahwa menyangkut administrasi lahan sudah dituntaskan oleh pemerintah provinsi.

“Target kita berdasarkan perintah gubernur, April 2023 sudah bisa diresmikan oleh Presiden, seperti runway, taxway, upron dan gedung bandara,” kata Bambang. 

BACA JUGA  Banmus DPRD Belum Agendakan LKPJ Masa Akhir Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Morotai

Menurut Bambang, pihaknya akan memprioritaskan dulu beberapa sarana bandara, sementara sarana pendukung seperti hotel, plaza, dan rumah sakit masuk tahap kedua. Sedangkan tahap ketiga yaitu Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO).

“Anggaran untuk tahap pertama ini yang dibutuhkan sekitar Rp 2,9 triliun, anggaran tahap kedua sebesar Rp 3 triliun lebih, jadi total keseluruhan Rp 7 triliun lebih,” jelas Bambang. 

Berita Terkait

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK
Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda
Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara
Syarat Raih Rekomendasi NasDem, Bakal Calon Gubernur Maluku Utara Harus Pahami Ini
Elegi Honorer K2 di Kota Ternate, Puluhan Tahun Mengabdi Tapi Belum Diangkat jadi Pegawai
DPO Kasus Penikaman Warga Waihama Sula Maluku Utara Diringkus Polisi
Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta
Pekerjaan Lanjutan Pelabuhan Hiri Ternate Tunggu Ini
Berita ini 8,588 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:34 WIT

Anak Eks Gubernur Malut Pinjam Duit ke Bos Tambang, Bangun Losmen Tapi Keburu Disegel KPK

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:18 WIT

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:09 WIT

Rusak Ekologi, Formalintang Jakarta Tolak Kehadiran Tambang di Pulau Fau Maluku Utara

Rabu, 12 Juni 2024 - 21:25 WIT

Syarat Raih Rekomendasi NasDem, Bakal Calon Gubernur Maluku Utara Harus Pahami Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:32 WIT

Elegi Honorer K2 di Kota Ternate, Puluhan Tahun Mengabdi Tapi Belum Diangkat jadi Pegawai

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:52 WIT

Sidang Kasus Mantan Gubernur Malut : Ajudan Terima Rp 4 M, Kadis P3A Setor Rp 500 Juta

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:54 WIT

Pekerjaan Lanjutan Pelabuhan Hiri Ternate Tunggu Ini

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:46 WIT

Siapkan Ini, Pemkot Ternate Bakal Tindak Pedagang yang Jual Hewan Kurban di Pinggir Jalan

Berita Terbaru

Akademisi Unkhair Ternate, Muamil Sunan

Headline

Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Rabu, 12 Jun 2024 - 22:18 WIT

error: Konten diproteksi !!