Anggaran untuk tahap pertama ini yang dibutuhkan sekitar Rp 2,9 triliun, anggaran tahap kedua sebesar Rp 3 triliun lebih, jadi total keseluruhan Rp 7 triliun lebih
Bambang Dwi Utomo (Direktur Utama PT. Bags Indonesia Jaya)
Sofifi, Maluku Utara- Niat Gubernur Abdul Gani Kasuba merealisasikan janjinya untuk membangun bandara berkapasitas internasional di Loleo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) bukan isapan jempol.
Buktinya, Kamis (25/5/2023), gubernur bersama pihak investor yang akan mengerjakan mega proyek ini turun meninjau langsung lokasi bandara tersebut.
Direktur Utama PT. Bags Indonesia Jaya (BIJ) Bambang Dwi Utomo kepada awak media memastikan dalam waktu dekat pihaknya segera membebaskan lahan bandara tersebut. Ini juga dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi langsung bahwa menyangkut administrasi lahan sudah dituntaskan oleh pemerintah provinsi.
“Target kita berdasarkan perintah gubernur, April 2023 sudah bisa diresmikan oleh Presiden, seperti runway, taxway, upron dan gedung bandara,” kata Bambang.
Menurut Bambang, pihaknya akan memprioritaskan dulu beberapa sarana bandara, sementara sarana pendukung seperti hotel, plaza, dan rumah sakit masuk tahap kedua. Sedangkan tahap ketiga yaitu Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO).
“Anggaran untuk tahap pertama ini yang dibutuhkan sekitar Rp 2,9 triliun, anggaran tahap kedua sebesar Rp 3 triliun lebih, jadi total keseluruhan Rp 7 triliun lebih,” jelas Bambang.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!