Sebelumnya, Senin (22/5/2023), ratusan warga desa yang mengatasnamakan warga desa MIDORA (Mira, Doku Mira dan Rahmat) menggelar aksi palang jalan sehingga menyebabkan kemacetan yang begitu panjang.
Buntut dari aksi ini lantaran warga kecewa dengan janji-janji Pemkab Pulau Morotai yang akan membangun jalan tani dan talud penahan ombak di masing-masing desa.
Berharap janji tersebut terealisasi, Pemkab Morotai justru mengabaikan janji tersebut hingga sekarang ini. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!