Lanjut kata Muhammad, terkait dengan penggunaan inovasi lain, kedepan nanti akan dibahas. Namun terpentingnya, adalah bagaimana mempelajari mekanisme cara menginput SPJ dengan cepat dan tepat untuk target pelayanan.
Ia berharap, para staf dapat manfaatkan waktu sebaik-baiknya mengikuti kegiatan tersebut sehingga proses penatausahaan pada sektor keuangan bisa berjalan dengan normal.
“Karena kami sangat berharap SDM di internal BPKAD mampu memverifikasi SPJ ataupun SP2D agar proses pelayanan lebih cepat dan maksimal. Makanya staf harus tahu dan bisa mencari solusi, apalagi menyangkut dengan hal teknis maka semuanya harus benar-banar dipahami,” pungkasnya. (RA/PN-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!