Ternate, Maluku Utara- Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara mencatat, Kota Ternate mengalami inflasi Year on Year (yoy) (April 2023 terhadap April 2022) sebesar 5,63 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,47.
Kepala BPS Maluku Utara, Aidil Adha mengatakan inflasi yoy tertinggi terjadi di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 6,75 persen dengan IHK sebesar 121,12 dan inflasi yoy terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 2,78 persen dengan IHK sebesar 114,15.
Dikatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks 9 (sembilan) kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 8.55 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 6.65 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,61 persen.
“Juga kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,25 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,14 persen, kelompok transportasi sebesar 13,90 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0.16 persen, kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 1,56 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,45 persen,” kata Adil, Selasa (2/5/2023).
Aidil menambahkan, untuk tingkat inflasi month to month (mtm) April 2023 sebesar 1,32 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) (April 2023 terhadap Desember 2022) April 2023 sebesar 2.00 persen. (RUL-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!