Gubernur Malut Didesak Tutup Trayek Loleo-Ternate

Di sudut lainnya, terjadi adu mulut antara Asisten III Gubernur Malut yakni Abuhari dengan para demonstran terjadi ketika Sri enggan menemui massa yang meminta agar dilakukan pertemuan. Meski begitu, suasana yang memanas ini mencair dengan sendirinya setelah dilerai petugas yang berjaga di area kantor gubernur. 

Sementara itu, Juru Bicara Gubernur Maluku Utara, Rahwan K. Suamba yang dikonfirmasi wartawan terkait dengan sikap Sekdaprov Samsuddin A. Kadir yang memilih keluar dari pintu belakang kantor gubernur untuk menghindari kerumunan massa aksi mengaku, tidak hadirnya Sekda karena sudah ada agenda yang telah di jadwalkan. 

BACA JUGA  49 Kecamatan di Maluku Utara Rentan Kerawanan Pangan, Halsel Terbanyak

“Jadi pak Sekda sudah memiliki agenda yang sudah di jadwalkan dan tidak bisa di wakili, sehingga Asisten Gubernur diminta untuk menemui massa aksi,” jelas Rahwan. 

Rahwan juga mengaku, terkait masalah ini sudah ada pertemuan sedikitnya sebanyak 17 kali dan gubernur telah mengeluarkan surat edaran penutupan dan penertiban speed boat rute Loleo-Ternate. 

BACA JUGA  Malut United Jamu Tim Raksasa di Penghujung 2025, Ada Klubnya Tom Haye, Lihat Jadwal Lengkap

“Itu semua sudah dilakukan oleh gubernur jadi apa lagi yang mau lakukan gubernur,” tutup Rahwan. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah