Para pedagang di Pasar CBD Morotai mengaku, penurunan harga Barito ini juga dipicu karena akses transportasi untuk mendapatkan komoditi ini terbilang dekat karena diambil dari para petani lokal, berbeda dengan sebelumnya yang dipasok dari provinsi lain seperti dari Manado, Sulawesi Utara.
“Kami berharap semoga petani Morotai terus berkembang sehingga pedagang tak perlu lagi memasok dagangannya dari luar daerah,” tambah Ramlia, salah seorang pedagang.
Sementara itu, penurunan harga juga terlihat pada kebutuhan sayur mayur, dimana untuk kentang dan wortel sekarang sudah menurun ke harga Rp 25 ribu per kilogram.
“Sayur kol sudah Rp 20 ribu per kilogram, sayur labu siam kalau dua buah itu ada yang Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu, lalu sayur sawi sekarang sudah Rp 20 ribu per kilogram, begitu pun dengan sayur kangkung 2 ikat sudah Rp 5 ribu,” sambung Nursia, salah seorang pedagang Barito.
“Jadi lebaran kali ini harga Barito dan sayur-sayuran memang sangat murah. Kami berharap semoga saudara-saudara kita khususnya para petani tetap semangat dalam penanaman. Dan untuk Pemkab Morotai selalu memperhatikan petani lokal kita yang ada di Morotai,” pungkasnya. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!