Lanjut Fadjri, setiap warga yang berbelanja di pasar murah besok tidak dibatasi pembeliannya. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat bisa kebagian membeli beberapa jenis sembako yang dipasarkan murah itu.
“Tim akan melakukan pengawasan di lapangan agar warga yang berkunjung kebagian merata, tapi warga yang datang belanja harus satu sak beras saja tidak boleh lebih begitu juga telur, gula dan lain-lain. Jadi terserah dia mau beli yang mana-mana, asalkan jangan dalam satu jenis sembako itu dia beli lebih,” jelasnya.
Fadjri menambahkan, kegiatan pasar murah ini dianggarkan sebesar Rp 113 Juta. Keuntungan dari pasar murah ini hanya sekitar Rp 40 juta lebih karena barang yang dibeli di toko, dijual lebih murah kepada warga.
“Karena tujuan pasar murah dalam rangka tekan inflasi daerah dan membantu warga jelang hari raya Idul Fitri. Kalau besok misalnya sembakonya tidak cukup di masyarakat, kita akan beli lagi,” pungkasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!