Kerugian kisaran empat miliar rupiah sehingga hal ini yang menjadi beban bagi DKP karena cold storage tersebut sangat membantu pemerintah daerah untuk menampung seluruh tangkapan hasil nelayan.
Abdullah Assagaf (Kepala DKP Malut)
Sofifi, Maluku Utara- Gedung cold storage milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang berada di kawasan Pengelolaan Pelabuhan Perikanan (PPP) desa Panamboang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dilaporkan hangus dilalap si jago merah, Senin (03/04/2023).
Akibat kebakaran tersebut, ditaksir kerugian yang dialami berkisar kurang lebih empat miliar rupiah karena bukan hanya gedung saja tapi ikut menghanguskan pula air blast freezer (ABF) berkapasitas 11 ton.
Kepala DKP Malut, Abdullah Assagaf kepada Haliyora.id menjelaskan, tim DKP akan akan turun ke lokasi untuk mengecek langsung dan sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kejadian tersebut pada 6 April (Kamis).
“Jadi nanti akan diselidiki apa penyebabnya karena saat ini juga pihak kepolisian juga turut melakukan penyelidikan dengan memasang garis polisi (police line),” kata Abdullah, Selasa (04/04/202).
Abdullah juga mengaku, akan melaporkan hal ini ke Sekda dan anggota DPRD Malut agar bisa dialokasikan pada APBD tahun 2024 karena cold storage ini sangat penting.
“Itu harapan kami agar cold storage tersebut anggarannya bisa dialokasikan tahun 2024,” ujar Abah, sapaan Abdullah Assagaf.
Untuk total kerugian sendiri, sambung Abdullah, di kisaran empat miliar rupiah sehingga hal ini yang menjadi beban bagi DKP karena cold storage tersebut sangat membantu pemerintah daerah untuk menampung seluruh tangkapan hasil nelayan.
“Kita agak sedikit terbebani tapi tetap akan kita cari solusinya,” pungkasnya. (RS-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!