LKPJ Tahun 2022 Dilesakan di Meja DPRD Malut, Ini Realisasi APBD Pemprov Setahun Terakhir

Ditambahkan, meskipun sebagian besar target pembangunan tercapai, namun Maluku Utara diperhadapkan dengan sejumlah tantangan dan permasalahan yang menjadi isu strategis pembangunan ke depan

“Antara lain, kualitas pertumbuhan ekonomi, kualitas daya saing SDM, serta tantangan-tantangan lainnya, yang coba diuraikan dalam laporan keterangan yang disampaikan ini,” sebutnya.

Lebih lanjut Wagub Al Yasin Ali menuturkan, pada tahun 2022, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang disepakati untuk membiayai penyelenggaraan urusan pemerintahan berdasarkan data realisasi keuangan unaudited, dapat disajikan antara lain, untuk komponen Pendapatan Daerah yang dirancang sebesar Rp 3,54 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 2,96 triliun lebih atau 83,52 persen.

BACA JUGA  Komisi II Soroti Aset Tanah Pemkab Halteng yang Bermasalah, Usul Bentuk Pansus

Komponen Pendapatan ini terdiri Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mampu terealisasi sebesar 85,05 persen dari target.

Untuk Pendapatan Transfer yang terdiri dari DAU, DAK dan DBH terealisasi 99,77 persen dari target. Sementara Pendapatan yang bersumber dari Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah masih  jauh dari target, sehingga membutuhkan upaya-upaya yang lebih strategis, disamping memerlukan perhitungan penetapan target yang lebih baik. 

BACA JUGA  Satu Paket Pekerjaan Disdik Kota Ternate Gagal Tender
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah