Selanjutnya, Belanja Daerah pada tahun 2022 terealisasi sebesar Rp 3,069 triliun atau 76,63 persen. Belanja Daerah diuraikan dalam 144 program dan non program yang dilaksanakan untuk membiayai pelaksanaan urusan pemerintahan.
Dari sisi Pembiayaan Daerah, Penerimaan pembiayaan hanya terealisasi sebesar Rp 137 miliar lebih yang terdiri dari, sisa lebih perhitungan tahun anggaran sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah atas pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan.
Sementara untuk komponen pengeluaran pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp 46 miliar lebih. Dengan demikian pembiayaan Netto menjadi sebesar Rp 90 miliar lebih.
Pada posisi tersebut, dengan melihat realisasi pendapatan dan belanja yang ada maka sisa lebih atau kurang pembiayaan (SILPA) Tahun Berkenaan sebesar negatif atau minus 17 miliar lebih. (RS-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!