Untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat Malut, kata Mawarn, dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan rasio Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Sementara untuk mengukur tingkat kebahagiaan, maka dilihat dari dimensi kepuasan hidup, dimensi perasaan hidup dan dimensi makna hidup,” tandasnya.
Dari data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) maluku Utara, untuk IPM maluku Utara per Desember 2022 tercatat sebesar 69,47 persen dibanding tahun 2021 sebesar 68,76 persen dan tahun 2020 sebesar 68,49 persen.
Sedangkan laju pertumbuhan ekonomi per Desember 2022 tembus ke angka 27,24 persen dibanding tahun 2021 sebesar 16,40 persen dan tahun 2020 sebesar 6,66 persen.
Jika dirunut pada data pertumbuhan ekonomi Maluku Utara satu tahun terakhir yaitu tahun 2022 menurut data BPS, maka capaian ini melebihi empat (4) provinsi lain di wilayah Sulawesi, dua (2) provinsi di wilayah Papua dan Provinsi Maluku.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!