Kata Aryo, awalnya informasi yang diterima dari warga, sekitar tujuh pemuda pelaku pengeroyokan Kades Sumitro Amin tetapi yang berhasil diamankan hanya lima orang pemuda.
“Antisipasi (terjadi) perang antar kampung, makanya kami langsung turun di TKP melibatkan pihak Sabhara bersama Kapolsek mengamankan ke lima pemuda itu di tahanan sementara Polres Halsel sambil menunggu hasil visum atas pengaduan korban (Kades) untuk diproses lanjut,” ucapnya.
Menurut Aryo, dugaan penyebab pengeroyokan Kades itu akibat salah satu korban rekan pemuda asal Belang Belang yang pernah hadiri acara pesta malam di Desa Sumae, dihajar pemuda setempat.
“Meski masalah di acara pesta desa Sumae sudah berakhir damai yang dimediasi petugas Bhabinkamtibmas, tapi sejumlah pemuda asal Belang Belang rupanya masih juga berulah dengan cara mencegat warga desa Sumae yang hendak melintasi jalan belakang desa Belang Belang,” tandasnya. (RA-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!