Desa Fokalik ini hampir tiap saat ibarat tinggal di atas air. Kalau air laut pasang, pasti terkena rob dan kalau hujan pasti banjir. Namun belum ada solusi dari Pemkab terutama instansi teknis seperti PUPR.
Fitria Utmon (Warga Desa Fokalik)
Sanana, Maluku Utara– Sedikitnya 20 rumah milik warga Desa Fokalik, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut), dilaporkan tergenang banjir pada Jumat (24/2/2023).
Salah seorang warga Desa Fokalik, Fitria Utmona ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian ini.
“20 rumah warga terendam banjir rob. Puluhan rumah ini sudah sering langganan karena rumah mereka berada di pesisir pantai,” kata Fitria.
Menurut Fitria, peristiwa ini sudah sering terjadi ketika air pasang, hanya belum ada perhatian dari pemerintah kabupaten setempat.
“Desa Fokalik ini hampir tiap saat ibarat tinggal di atas air. Kalau air laut pasang, pasti terkena rob dan kalau hujan pasti banjir. Namun belum ada solusi dari Pemkab terutama instansi teknis seperti PUPR,” singgungnya.
Sementara itu, Rusli Gay, salah satu aparat desa setempat yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa warga Fokalik yang tinggal di pesisir pantai sering kebanjiran baik saat musim penghujan maupun ketika laut sedang ekstrim.
Akan tetapi sejauh ini belum ada sentuhan dari Pemkab Kepulauan Sula untuk penanganan darurat.
“Ini karena air pasang sehingga masuk ke pemukiman dan talud penahan ombak yang di bangun oleh pemerintah desa sudah roboh sehingga air merembet ke pemukiman warga. Tentu kami berharap secepatnya pemerintah bisa atasi hal ini agar kami warga Fokalik bisa hidup tanpa ada kegelisahan baik saat hujan maupun air pasang,” ucapnya. (RSF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!