Dikatakan juga, bila dibandingkan dengan tahun 2021, volume domestik keluar ikan non hidup mengalami peningkatan sebesar enam persen, ikan hidup sebesar 58 persen. Sedangkan untuk ekspor mengalami peningkatan sebesar 56 persen.
“Adapun terdapat enam kota tujuan terbesar lalu lintas domestik keluar yaitu Ternate dengan volume 265.807 kilogram dengan frekuensi sebanyak 708 Kali. Ambon dengan volume 202.271 kilogram dengan frekuensi 362 kali. Manado volume 104.045 kilogram dengan frekuensi 145 kali. Surabaya dengan volume 22.373 kilogram dengan frekuensi 30 kali dan Makassar dengan volume 14.120 kilogram dengan frekuensi empat kali serta Banggai dengan volume 1.268 kilogram dengan frekuensi 10 kali.
“Sedangkan tujuan negara ekspor komoditi perikanan di tahun 2022 adalah Amerika Serikat dengan volume 36.230 kilogram dengan frekuensi sebanyak satu kali,” pungkasnya. (RSF-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!