Tiga Investor Berminat Bangun Bandara Loleo, Kadishub Ungkap Asal Negara

Kemenhub meminta agar proses pembebasan lahan lebih dipercepat, karena ada tiga investor dari luar negeri yang ingin membangun Bandara Loleo dengan skema pembiayaan KPBU

Armin Zakaria (Kepala Dinas Perhubungan Malut)

Sofifi, Maluku Utara- Tiga (3) investor dari luar negeri dikabarkan berminat berinvestasi untuk membangun Bandara Loleo, Kota Tidore Kepulauan di Provinsi Maluku Utara.

“Kemenhub meminta agar proses pembebasan lahan lebih dipercepat, karena ada tiga investor dari luar negeri yang ingin membangun Bandara Loleo dengan skema pembiayaan KPBU itu,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria, melalui sambungan telepon, Rabu (15/2/2023).

BACA JUGA  Presiden Akui Status Kota Sofifi Belum Sampai ke Mejanya

Mantan Juru Bicara Gubernur Maluku Utara itu juga mengatakan, para investor yang melirik bandara ini dipastikan juga siap turun mengecek dan mendesain langsung luasan areal bandara jika lahan yang disiapkan sudah selesai dibebaskan.

“Jadi investor yang turun langsung untuk mengecek kelayakan tanah, sehingga mereka bisa membuat konstruksi bangunan bandara, dari situ baru kita bisa tahu berapa lama bandara tersebut di bangun,” jelas Armin. 

BACA JUGA  Pin Palsu Anggota DPRD Taliabu Diganti dengan Emas Murni, Praktisi Hukum: Tak Menghilangkan Unsur Pidana

Armin juga membocorkan, satu dari tiga investor yang berminat membangun Bandara Loleo ini berasal China, sementara dua lainnya asal Indonesia. “Jadi Pemprov melalui Dinas Perkim terus berupaya memacu percepatan pembebasan lahan. Hasilnya nanti kita laporkan ke Kemenhub,” tutup Armin. (RA-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah