Tidak Maksimal, DPRD Tikep Soroti Pelayaran Feri Dowora-Galala

DPRD perlu mengetahui dengan jelas kontrak kapal feri perintis ini. Begitu juga seminggu itu harusnya berapa trip? Itu harus jelas.

Mochtar Djumati (Plt Ketua DPRD Tikep

Tidore, Maluku Utara– Tidak maksimalnya pelayanan kapal feri rute Dowora-Galala mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pelaksana Tugas Ketua DPRD Tidore Kepulauan, Mochtar Djumati menyebut, tidak maksimalnya penyeberangan kapal feri rute Dowora-Galala diakibatkan karena Pemerintah Kota (Pemkot) Tikep dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) tidak memperjelas status kontrak dengan kapal feri perintis yang disubsidi dari Kementerian Perhubungan tersebut.

BACA JUGA  Ini Jadwal Baru Kapal Feri di Sula Selama Ramadhan

Selain itu, Pemkot Tikep juga tidak menjelaskan secara gamblang jadwal rute pelayaran kapal perintis yang melayani penumpang dan barang antar Pulau Tidore dan daratan Oba itu.

“Pelayanan kapal feri perintis dari pelabuhan Dowora ke Galala dan sebaliknya itu, tidak berjalan maksimal. DPRD perlu mengetahui dengan jelas kontrak kapal feri perintis ini. Begitu juga seminggu itu harusnya berapa trip? Itu harus jelas,” cecar Mochtar usai mengadakan rapat bersama dengan Dishub Tikep, di gedung DPRD, Kamis (2/2/2023).

BACA JUGA  Polres Ternate Siagakan 200 Personel Jelang Pelantikan Walikota
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah