Halsel Banyak Objek Pendapatan, PAD malah “Jongkok”

“Pemkab Halsel memanfaatkan penyatuan Perda dan retribusi pajak daerah itu agar mendorong OPD penyumbang PAD menggarap potensi yang ada untuk genjot PAD Halsel di tahun 2023”

Ali Bassam Kasuba (Wakil Bupati Halsel)

Labuha, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) melaporkan, hingga akhir Desember tahun 2022, realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar 104 miliar rupiah. Jumlah ini hanya mencapai 88 persen dari target yang ditetapkan sebesar yakni 134 miliar rupiah.

BACA JUGA  KUA PPAS Perubahan 2025 Halteng Dirancang Naik, Pembiayaan Meningkat Drastis

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Ali Bassam Kasuba saat diwawancarai Haliyora usai mengadakan rapat bersama Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kementerian Keuangan RI Kanwil Maluku Utara di DPKAD Halsel, Rabu (1/2/2023).

“Realisasi capaian PAD hanya sebesar 104 miliar rupiah lebih. Jika dibandingkan dengan PAD tahun sebelumnya, tentunya ini masih terbilang cukup kecil,” kata Bassam. 

BACA JUGA  Pemkot Ternate Alokasikan Dana Rp 150 Juta Dukung KMP, Akademisi : Langkah yang Tepat

Meski realisasi penerimaan PAD tahun 2022 untuk Halsel terbilang kecil, namun dirinya optimis tahun 2023 ini potensi-potensi daerah yang belum digarap akan digenjot untuk kepentingan daerah sehingga target tahun ini bisa tercapai. Apalagi sekarang ini ada regulasi yang mengatur tentang penyatuan Peraturan Daerah (Perda dan retribusi pajak daerah. Hal ini tentu akan menguntungkan dari sisi PAD.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah