Morotai, Maluku Utara- Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengusulkan anggaran untuk pembangunan talud penahan ombak ke pemerintah pusat sebesar Rp 50 miliar.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Jain A. Kadir saat dikonfirmasi haliyora.id, Kamis (5/1/2022).
Jain menyampaikan, anggaran yang diusulkan ini akan diprioritaskan untuk pembangunan talud di beberapa titik, termasuk di Desa Mandiri dan Joubela, Morotai Selatan serta beberapa desa lainnya. Meski begitu Jain tidak menjelaskan secara gamblang desa mana saja yang menjadi prioritas selain Mandiri dan Joubela.
“Untuk proyek pekerjaan talud penahan ombak di Desa Mandiri dan Joubela di Morotai Selatan akan dilanjutkan tahun ini, termasuk beberapa desa melalui Dana Tugas Pembantuan atau DTP ke Pemerintah Pusat,” katanya.
Jain mengatakan, sebenarnya proyek pembangunan talud penahan ombak di Desa Mandiri dan Joubela sudah selesai dilaksanakan tahun lalu, hanya saja terkendala dengan anggaran sehingga dilanjutkan tahun 2023 ini.
“Maka kami mengusulkan ke pemerintah pusat melalui dana tugas pembantuan itu kurang lebih Rp 50 miliar, didalamnya ada Rp 3 miliar untuk lanjutan pekerjaan talud di dua desa ini. Jadi bukan hanya Mandiri dan Joubela saja, tapi beberapa desa juga,” jelasnya.
Ia menambahkan, anggaran DTP itu kemungkinan di bulan Januari tahun ini akan terealisasi sehingga pada bulan Februari sudah bisa ditenderkan. (Tir-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!