Ternate, Maluku Utara- Aksi protes yang dilakukan sejumlah pedagang pasar Gamalama pada 8 Desember kemarin akhirnya ditanggapi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate selaku pihak yang berwenang menangani itu pun dinilai tebang pilih karena melegalkan sejumlah pedagang berjualan di depan pasar.
Tanggapan itu datang dari Ketua Komisi I DPRD Kota Ternate, Mohtar Bian yang meminta agar Disperindag Kota Ternate tidak menutup mata terkait aksi protes yang dilakukan itu bukanlah persoalan yang baru.
“Kami minta agar terhadap pedagang tersebut dilakukan penertiban kembali supaya semua pedagang yang berada di luar itu semuanya bisa masuk ke dalam. Tidak ada lagi yang di luar,” tegas Mohtar, Senin (12/12/22).
Mohtar mengatakan, kalau Disperindag terus membiarkan para sebagian pedagang terus berjualan di depan pasar maka pasti akan ada aksi-aksi lanjutan yang akan dilakukan.
“Itu pasti, karena mereka (pedagang) yang di dalam punya jualan tidak laku. Untuk itu secepatnya dilakukan penertiban kembali. Disperindag jangan pilih kasih,” tandasnya. (Wan-3)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!