Tidore,Maluku Utara- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) tak segan-segan menarik paksa kunci lapak para pedagang kuliner di kawasan Tugulufa. Buntut dari penegasan ini menyusul adanya keluhan pengunjung Sail Tidore 2022 yang mengeluhkan mahalnya harga makanan di kawasan Tugulufa. Keluhan tersebut bahkan beredar di media sosial dan menjadi konsumsi masyarakat luas.
Ketegasan ini ditunjukan Pemkot Tikep dengan mengadakan rapat bersama para pedagang kuliner Tugulufa di Aula Nuku Kantor Wali Kota Tikep, Kamis (1/12/2022) yang dihadiri Wakil Walikota, Muhammad Sinen, Sekda, dan dinas teknis.
“Kami melakukan rapat evaluasi bersama puluhan pedagang kuliner yang ada di Tugulufa karena ada informasi yang berkembang di media sosial terkait dengan ada pedagang yang sengaja menaikan harga makanan yang memang berlebihan sekali,” ungkap Wakil Walikota, Muhammad Sinen kepada wartawan.
Muhammad Sinen menyebutkan, dalam rapat evaluasi tersebut para pedagang kuliner mengaku tidak mengetahui informasi mengenai beredarnya keluhan warga di media sosial atas mahalnya makanan yang dijual dikawasan itu. Para pedagang ini kata Muhammad Sinen, juga enggan mengakui menjual mahal makanan seperti yang dikeluhkan itu.
Meski begitu, pemerintah menyebutkan telah mengantongi data pedagang mana saja yang menaikan harga makanan yang dijual dikawasan kuliner itu.
“Yang jelas tidak ada pengakuan dari pedagang tetapi kami punya data, untuk berapa orang belum dipastikan, tetapi ada, orang-orang itu harus ditarik kuncinya biar tidak usah lagi pakai kawasan kuliner itu, karena mencoreng nama baik Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” tegasnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!