Maba, Maluku Utara- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) saat ini terus berupaya melobi sejumlah maskapai penerbangan untuk melayani masyarakat didaerahnya. Dari sejumlah maskapai, Trigana Air dipastikan akan menjadi maskapai pilihan Pemkab Haltim.
Kepala Dinas Perhubungan, Dwi Cahyono, kepada haliyora.id mengatakan untuk komunikasi ke arah tersebut sudah dilakukan oleh Pemda bersama pihak maskapai.
“Setalah kita melakukan komunikasi dan penjajakan, akhirnya salah satu maskapai yang sudah bisa di pastikan itu adalah maskapai Trigana Air, mereka sudah siap secara operasional,” jelas Dwi kepada wartawan belum lama ini.
Kata dia, untuk saat ini kedua belah pihak telah mendapatkan titik kesepakatan terkait pengoperasian pesawat tersebut, namun untuk penandatangan dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) masih belum dilakukan kedua bela pihak. “Jadi tinggal dilakukan penandatangan dimana tentu ada hal hal teknis yang perlu di sepakati bersama,” katanya.
Mantan Kabid Pendapatan BPKAD itu juga menuturkan, selain penandatanganan PKS, pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait terutama pengelolaan Bandara yang merupakan kewenagan Kementerian Perhubungan.
“Baru ada komunikasi secara berjenjang karena pengelolaan bandara bukan kewenagan Pemda, maka dari itu untuk izin operasional juga perlu di dapatkan dari kementerian,” aku Dwi.
Untuk mendukung ke arah itu, Pemkab Halmahera Timur melalui, Dishub telah menyiapkan sejumlah dokumen yang dibutuhkan untuk kelancaran operasional maskapai tersebut.
“Insyaa Allah di 2023 masyarakat Haltim sudah bisa kembali menggunakan moda transportasi udara Trigana,” terangnya.
Dwi menabahkan, untuk maskapai Trigana Air tersebut berkapasitas 40 kursi. Kemudian syarat-syarat yang diminta pihak maskapai juga mampu di penuhi Pemkab Haltim.
“Kalau untuk maskapai Lion Air, kita sudah komunikasi tetapi untuk syarat yang di minta tidak dapat kita sanggupi, makanya setelah kita komunikasi dengan maskapai lain ada Trigana Air yang menurut kita bisa untuk penuhi syarat yang di minta,” ungkap Dwi.
Sementara itu, dirinya berharap agar proses pengurusan izin maupun syarat lainnya bisa segera di selesaikan sehingga masyarakat Haltim ditahun mendatang sudah bisa menggunakan moda transportasi tersebut.
“Kita berharap agar di 2023 sudah bisa beroperasi sehingga masyarakat selain mengunakan moda transportasi darat, sudah bisa menggunakan pesawat terbang,” pungkasnya. (RH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!