Ternate, Maluku Utara- Sikap tak kooperatif Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly (RM) atas panggilan kedua membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ternate mulai bersikap.
Ini setelah pejabat Pemkot tersebut mangkir dari panggilan kedua yang dilayangkan Bawaslu Ternate untuk dimintai klarifikasi terkait adanya dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan bersangkutan.
Meskipun Rizal Marsaoly tidak menggubris panggilan kedua tersebut, namun Bawaslu Kota Ternate tetap melanjutkan dengan melakukan kajian dan analisa hukum atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Rizal.
Sikap tidak kooperatifnya RM juga diakui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Ternate, Sulfi Majid. Sulfi mengaku, Bawaslu Kota Ternate telah melayangkan undangan klarifikasi yang kedua kalinya, namun yang bersangkutan juga tidak menghadiri.
“Selanjutnya, Bawaslu Kota Ternate akan melakukan kajian dan analisis hukum. Nanti hasilnya kita lihat apakah memenuhi unsur pelanggaran pemilu atau tidak,” katanya, Senin (10/10/2022).
Sekedar diketahui, Rizal Marsaoly dipanggil Bawaslu Kota Ternate lantaran diduga mengunggah ucapan selamat deklarasi kepada salah satu Bakal Calon Presiden yang diusung Partai NasDem, Anis Baswedan melalui story instagram pribadinya pada Senin 3 Oktober lalu. (Wan-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!