Ternate, Maluku Utara- Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Abdullah Hi. M. Saleh meminta para OPD agar segera merealisasikan DAK Reguler dan DAK Penugasan.
Abdullah menyebutkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler atau dana yang diarahkan untuk membantu mendanai kegiatan penyediaan pelayanan dasar tahap I sebesar Rp 10 miliar dari total sebesar Rp 46 miliar sudah dicairkan. Sedangkan DAK Penugasan yang sudah dicairkan sebesar Rp 4 miliar dari total sebesar Rp 25 miliar.
“Jadi total DAK Reguler dan DAK yang telah dicairkan pada tahap I sesuai Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebesar Rp 14 miliar,” terang Abdullah, Selasa (13/09/2022).
Abdullah berharap agar para OPD segera mencari solusi jika mengalami kendala di lapangan, sebalikna kalau tidak ada kendala maka segera menyelesaikan pekerjaannya.
Meski begitu, Abdullah mengakui bahwa sejauh ini relatif tidak mengalami kendala dari OPD yang sudah selesai melakukan pekerjaan, namun permintaannya belum sesuai dengan progres fisik di lapangan.
“Permintaannya lebih kecil dari pada fisik di lapangan, sehingga kelihatannya realisasi masih kecil. Padahal fisiknya sudah lebih dari yang diminta,” ucapnya.
Kepala BPKAD Kota Ternate itu menambahkan, pencairan tahap ke II saat ini dalam proses.
“Prinsipnya BPKAD menyiapkan anggarannya yang saat ini sudah tersedia, jika ada permintaan maka pihaknya siap menyalurkan. “Kita sudah menekan kepada OPD pengelola DAK agar segera menyelesaikan DAK untuk syarat penyaluran tahap II, jadi tergantung permintaan mereka. Kami siap menyalurkan, karena masih ada uang yang tersisa,” pungkasnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!