Sofifi, Maluku Utara- Gubernur Provinsi Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, kembali mengadakan pertemuan dengan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan terkait dengan pembangunan infrastruktur Kota Baru Sofifi.
Gubernur AGK menjelaskan, pertemuan tersebut membahas terkait dengan pembangunan Bandara Loleo dengan alokasi anggaran Rp 680 miliar, pelabuhan kapal feri Rp 50 miliar, dan pelabuhan Pelni di Sofifi Rp 86 miliar.
“Jadi yang kita bahas dalam pertemuan adalah pembangunan Bandara Loleo, pelabuhan feri dermaga dua dan pelabuhan Pelni di Sofifi,” kata AGK, usai melakukan rapat dengan Menko Marves melalui vidio conference, Kamis (9/9/2022).
AGK mengaku bahwa semua anggaran proyek-proyek tersebut ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Rencananya tim Kemenko Marves akan berkunjung ke Maluku Utara pada 30 September nanti untuk pembahasan lanjutan mega proyek tersebut.
“Semua anggaran di tanggung oleh pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dan mereka berencana datang pada 30 September 2022 kembali di bahas,” ujarnya.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Gubernur Gani Kasuba dengan meminta kepada Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan agar mengalokasikan anggaran kepada lembaga vertikal seperti Polda, Korem, dan Kejati. Tujuannya agar tiga lembaga tersebut bisa berkantor di kota Sofifi.
“Saya juga meminta kepada Menko Marves agar memberikan anggaran kepada lembaga vertikal seperti Polda, Korem, dan Kejati agar mereka bisa sama-sama berkantor di kota Sofifi,” tutup AGK.
Sebagai informasi, pertemuan ini di hadiri oleh, Menko Marves, pihak Kemenhub, ATR, Dirjen Keuangan, Bappenas, sementara untuk perwakilan Maluku Utara yaitu Gubernur, Bappeda, PUPR dan BPKAD. (Sam-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!