Maba, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Kabupatem Halmahera Timur (Haltim) menargetkan Zero Defisit dalam penyusunan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belaja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2022.
Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Ch Richfat yang dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini DPRD tengah melakukan pembahasan bersama mitra masing masing OPD yang ditargetkan rampung pada Kamis 8 September besok.
“Pembahasan bersama mitra itu ditargetkan sampai hari Kamis besok pagi jam 11, dan pada prinsipnya pemerintah daerah menargetkan Zero Defisit untuk tahun ini,” ungkapnya, Rabu (07/09/2022).
Kata dia, selain Zero Defisit, salah satu prestasi besar pemerintahan Ubaid-Anjas adalah terjadi surplus anggaran sebesar Rp 23 miliar dalam APBD Perubahan yang telah disusun.
“Jadi hari Jumat pagi lusa itu kita akan lakukan finalisasi bersama Banggar untuk memantapkan struktur pendapatan maupun belanja sehingga ada kesamaan persepsi dan produk APBD nantinya merupakan produk bersama antara pemerintah daerah dan DPRD sebelum diparipurnakan pada Jumat malam nanti,” terangnya.
Dijelaskan, surplus Rp 23 miliar tersebut sudah bersifat final sehingga dipastikan pada APBD Induk ditahun 2023 sudah tak ada lagi tunggakan defisit yang tersisa. “Itu sudah final jadi kita surplus anggaran Rp 23 Miliar, sehingga kedepannya APBD kita akan lebih baik,” katanya.
Mantan Kepala Bappeda Haltim itu juga menambahkan bahwa kedepannya pendapatan daerah akan semakin meningkat, mengingat ada tambahan pendapatan dari pajak BNPT perusahan yang beroperasi di wilayah Halmahera Timur.
“Pajak perusahaan itu saat ini belum masuk di RKUD APBD kita, sehingga untuk surplus APBD kita sebesar Rp 23 miliar itu bersifat final,” pungkasnya. (RH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!