Pertamina: Stok BBM di Ternate Masih Aman

Ternate, Maluku Utara- PT Pertamina Persero Fuel Terminal Ternate, hingga saat ini belum bisa memastikan penyesuaian harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar di SPBU hari ini, Kamis (1/9/2022).

Sales Branch Manager PT Pertamina Fuel Terminal Ternate, Gatot Subroto, mengatakan Pertamina Ternate hanya sebagai operator untuk menjalankan kebijakan pemerintah. Namun apabila terjadi penurunan harga maupun sebaliknya, maka pihaknya hanya mengikuti.

Meski begitu, untuk rencana kenaikan harga BBM sendiri, Gatot mengakui bahwa pihaknya masih menunggu. “Untuk kenaikan belum tahu kapan akan dinaikkan dan soal harga juga belum diketahui,” kata Gatot ketika dikonfirmasi di aula Kantor Walikota Ternate, Kamis (01/09/2022).

BACA JUGA  Ekspor Maluku Utara Periode Juni Menurun, Impor Naik

Gatot menyebutkan untuk ketersediaan stok BBM di Maluku Utara masih sangat aman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari ke depan. Sementara tingkat konsumsi BBM di Ternate per hari sebanyak 60 KL khusus Pertalite, sementara untuk Pertamax juga sama, karena menyesuaikan dengan permintaan.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga BBM di tingkat pengecer merupakan kebijakan dari pemerintah daerah, sebab SPBU tidak menerima dan melayani mobil modifikasi maupun jerigen. Apabila ada oknum operator SPBU yang mengizinkan maka bakal ditindak dan dievaluasi serta dikurangi pasokan BBM ke SPBU terkait. “Kita siapkan sesuai kebutuhan mereka, supaya jangan sampai yang kita keluarkan tidak tepat sasaran,” ujar Gatot.

BACA JUGA  PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Saat Kunjungan Kerja Presiden RI di Maluku Utara

Sementara, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman menambahkan bahwa hingga saat ini pemerintah pusat belum menaikkan harga BBM baik Pertalite maupun solar, tetapi Pemkot Ternate akan menyikapi bersama apabila BBM tersebut dinaikkan.

“Kenaikan BBM ini bukan dilakukan oleh pemerintah daerah, karena pemerintah daerah hanyalah bagian dari pemerintahan pusat,” katanya.

Meski begitu, Wali Kota Tauhid Soleman meminta untuk menyampaikan kepada pihak pengecer agar mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah .

“Kalau pemerintah sudah mengambil sikap untuk penertiban, kemudian yang lain menerima akibat dari penertiban tersebut agar sama-sama taat pada aturan,” tandasnya. (Arul-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah