Ternate, Maluku Utara- Sebuah kapal nelayan yang diketahui bernama KMP. Difa Jaya dilaporkan mengalami kebocoran pada lambung bagian belakang kapal di Tanjung Gorango, Halmahera Selatan. Kebocoran ini mengakibatkan kapal kemasukan air dan nyaris tenggelam di perairan tersebut.
Laporan ini diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate melalui Unit Siaga Sar Bacan setelah mendapat laporan dari seorang warga bernama Diman, yang juga merupakan salah satu keluarga dari awak kapal nelayan ini.
“Kronologis kejadian yang diterima, Pada tanggal 21 Agustus 2022, Pukul 18.30 WIT. Kapal ikan dari Desa Mano, Kecamatan Obi Selatan tujuan ke Panambuang mengalami kemasukan air pada buritan belakang di sekitar perairan Tanjung Gorango dan Pulau Tapi. Terakhir dapat berkomunikasi pada Pukul 18.30 WIT, di koordinat *0°59’564″S/ 127° 28’45″E,” tulis Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman melalui rilis yang diterima haliyora.id, Minggu (21/08/22) malam.
Setelah menerima informasi tersebut, pada pukul 19.55 WIT, Tim SAR gabungan bergerak menuju LKP Perairan Tanjung Gorango dan Pulau Tapa di Halmahera Selatan dengan menggunakan RB 309 untuk melakukan operasi pencarian.
“Jumlah awak kapala ada sebanyak 6 orang, yaitu, La Anda, Harun, Murdani, Jauhari dan Sapri. Sementara, satunya belum diketahui identitasnya,” ungkapnya.
Diketahui, unsur yang terlibat dalam melakukan operasi pencarian tersebut antara lain, Basarnas Unit Siaga Sar Bacan, Pos AL Bacan dan keluarga korban.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada informasi terbaru soal kondisi kapal tersebut pasca mengalami kebocoran. (Wan-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!