Bobong, Maluku Utara- Ada-ada saja perilaku tujuh (7) anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu ini. Bukannya mengikuti upacara peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus, ke 7 anggota DPRD ini malah pergi meninggalkan tempat yang telah disediakan panitia penyelenggara HUT RI ke 77 di lapangan Sepak Bola Bobong, Rabu (17/8/2022). Padahal upacara belum juga dilaksanakan.
Ke 7 anggota DPRD Pulau Talibau ini antara lain, Ridwan Soamole dari Partai PDIP, Helfin Ware dari Partai PKPI, Sukardinan Budaya dari PKB, Hadiran Jamali dari Nasdem, ditambah Dedi Mirjan dan Arifin Abdul Majid dari Partai Demokrat serta Samsudin Aki dari Partai Berkarya.
Sebelumnya, ke 7 anggota DPRD itu telah hadir lebih dulu datang di lokasi acara sekitar beberapa menit sebelum digelarnya upacara. Namun tiba-tiba para anggota parlemen ini beranjak dan langsung pergi meninggalkan arena HUT RI tanpa alasan yang jelas.
Berdasarkan informasi yang diterima Haliyora, alasan hengkangnya ke 7 anggota DPRD Taliabu itu disebabkan tempat yang disediakan pantia tidak sesuai keinginan mereka. Hal ini juga diungkapkan oleh Ketua Panitia HUT RI Ke 77 Kabupaten Pulau Taliabu, Husen Adam.
“Mereka maunya tempat duduk mereka sejajar dengan Bupati, sementara terkait dengan tempat yang kami atur itu sudah sesuai dengan protap nasional, dan untuk DPRD itu memang sudah sejajar dengan Bupati, itu sesuai dengan protap Nasional,” ungkap Husen Adam, (17/08/2022).
Untuk mengkonfirmasi mengenai hal ini, wartawan haliyora.id mencoba menanyakan langsung ke Ridwan Soamole, satu dari tujuh anggota DPRD Pulau Taliabu yang hengkang itu.
“Tidak ada hubungan dengan tempat, saya mengalami sakit perut, makanya saya pulang, ada anggota DPRD lain yang ikut upacara itu,” kata Ridwan Soamole kepada Haliyora, Rabu (17/08/2022) via pesan WhatsApp.
Alasan yang sama juga disampaikan oleh Sukardinan Budaya, anggota DPRD asal PKB. Ia bahkan membantah bahwa dirinya meninggalkan lokasi upacara HUT RI karena persoalan tempat yang tidak sesuai. “Saya sakit perut mau buang air makanya saya pulang, tidak ada sangkut paut dengan tempat,” bantahnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara lima anggota DPRD lainnya seperti Dedi Mirjan, Hadiran Jamali, Samsudin Aki, Helfin Ware dan Arifin Abdul Majid, belum dapat dikonfirmasi karena kelimanya langsung meninggalkan tempat dengan tujuan ke rumah. Wartawan mencoba menghubungi langsung via telpon, sayangnya tak mendapatkan respon apapun.
Terpisah, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pulau Taliabu, Moh.Taufik Toib Koten kepada Haliyora mengakui tidak mengetahui persitiwa hengkangnya ke 7 anggota sebelum dimulainya upacara peringatan 17 Agustus.
“Maaf, saya tidak tahu kejadian itu, tadi saya datang acara langsung mulai jadi saya tidak tahu kalau ada kejadian itu,” akui Taufik Toib Koten.
Mirisnya, dari 20 anggota DPRD, perayaan HUT RI ke 77 tahun 2022 ini tampak dihadiri 8 anggota DPRD saja. Anggota yang hadir dalam momen penting ini yakni, Ketua DPRD, Hj. Melilan Mus, Wakil Ketua I, Moh.Taufik Toib Koten, Wakil Ketua II , Muhammad Jainal Ashar, ditambah Marleni Hi.Asidu, M. Alnajib Sarihi, Hasanudin Hase, Nur Ain Mus, dan Nuh Hasi. (Ham-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!