Basarnas Ternate Resmi Tutup Pencarian Korban Hilang KM Cahaya Arafah

Ternate, Maluku Utara- Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate resmi menutup Operasi Search And Rescue (SAR) atas tenggelamnya Kapal Motor (KM) Cahaya Arafah di perairan Pulau Tokaka, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada 18 Juli 2022.

Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman mengatakan, pencarian telah dilakukan selama 7 (tujuh) hari dimana pencarian melibatkan TNI/Polri, instansi pemerintah serta potensi SAR lainnya.

“Terdapat satu korban yang belum ditemukan dari hari pertama hingga hari ke tujuh pencarian, sehingga korban pun dinyatakan hilang. Tim Sar Gabungan juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dalam hal ini orang tua korban dan juga pemerintah Halmahera Selatan, dan mereka telah mengikhlaskan kepergian korban,” ungkapnya.

BACA JUGA  Iklim Usaha di Maluku Utara Belum Kondusif

Fathur mengaku, informasi penutupan operasi ini telah disampaikan kepada seluruh kapal maupun nelayan yang melintas di lokasi kejadian bahwa apabila melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke pihak tim Basarnas.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR terhadap KM. Cahaya Arafah. Semoga apa yang kita lakukan mendapatkan balasan dan ganjaran dari Allah SWT,” ucapnya.

BACA JUGA  Kabar Duka, Satu Lagi Jamaah Haji Malut Meninggal Dunia

Dikatakan, di hari ke tujuh tim SAR gabungan juga telah melaksanakan pencarian dengan melakukan penyisiran dan penyelaman di titik lokasi tenggelamnya kapal, namun hasil pencarian masih nihil hingga saat ini. (Wan-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah