Sofifi, Maluku Utara- Kedisiplinan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara jadi perhatian khusus Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasub (AGK). Pasalnya, akhir-akhir ini para abdi negara tersebut mulai malas masuk kantor.
Diperkirakan, setiap instansi hanya dihadiri sekitar 50 persen pegawai. Bahkan, saat perumahan ASN yang sengaja disambangi orang nomor satu itu terlihat kosong.
Mengetahui fakta tersebut, Gubernur Maluku Utara mengundang rapat semua pimpinan OPD untuk membahas kedisiplinan pegawai.
Sebagaimana disampaikan Kepala Biro Adpim Sekretariat Daerah, Rahwan K Suamba kepada Haliyora, Kamis (21/07/2022).
“Akhir-akhir ini pegawai kantor gubernur mulai malas masuk kantor sehingga pak gub mengundang semua pimpinan OPD untuk rapat. Dalam rapat tersebut, gubernur menekankan kembali tentang kedisiplinan pegawai. Bahkan pak gub memberikan catatan khusus terkait kedisiplilan ASN ini. Masalah kedisiplinan pegawai itu ditekankan kembali oleh pak gub karena pada setiap kantor rata-rata pegawainya yang masuk hanya sekitar 50 persen, bahkan perumahan ASN pun tidak berpenghuni. Rupanya sidak yang sering dilaksanakan tidak berefek,” ujar Rahwan, Humas Pemprov Malut.
Rahwan juga mengungapkan, pada hari-hari tertentu, pegawai yang masuk kantor hanya 15 persen. Padahal sebelumnya gubernur sudah mengeluarkan instruksi.
“Untuk itu gubernur dalam rapat tadi meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Malut dalam minggu ini juga harus mengambil sikap, dan mulai minggu depan harus melakukan sidak. Kalau masih ditemukan pegawai di tiap-tiap kantor jumlahnya dibawah rata-rata, maka segera laporkan kepada gubernur untuk diambil tindakan lebih tegas. Jangan kondisi cuaca dan apapun dijadikan alasan untuk tidak mematuhi perintah gubernur,” beber Rahwan.
Disampaikan Rahwan, ada beberapa kantor yang disebut gubernur tidak ditemui pegawai saat melakukan pengecekan pada jam kantor.
“Yakni Kantor Dinas Pendidikan, Disarpus, Dispora, DKP, dan Dinas Kesehatan. Itu yang disebutkan pak gub dalam rapat tadi. Jadi banyak kantor yang dicek beliau. Makanya beliau sekali lagi menegaskan agar pimpinan OPD harus rajin masuk kantor supaya memberi ontoh agar pegawainya termotivasi,” tutup Rahwan. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!