13 Armada Dikerahkan Cari Penumpang KM. Cahaya Arafah yang Hilang

Ternate, Maluku Utara- Sebanyak 13 armada dikerahkan ke lokasi tenggelamnya KM. Cahaya Arafah di Perairan Desa Tokaka, Kabupaten Halmahera Selatan.

Belasan armada yang tergabung dalam tim SAR gabungan tersebut dikerahkan untuk melakukan pencarian 13 korban yang dinyatakan hilang pasca tenggelamnya KM. Cahaya Arafah setelah bertolak dari Ternate ke Halmahera Selatan, pada Senin 18 Juli 2022.

Armada yang diterjunkan melakukan pencarian tersebut antara lain, KN SAR 237 Pandudewanata, KP Gamalama, KAL Tidore, KRI Albakora, KN. Gajah Laut, KN. Ular Laut, KNP. 358, Sea Rider Pandudewanata, ditambah Rubber Boat Unit Siaga SAR Halsel/Bacan, lalu Long Boat Masyarakat, Palsar Evakuasi dan Palsar Medis serta Palsar Kom.

BACA JUGA  Berusia 11 Tahun, Beginilah Potret Kabupaten Pulau Taliabu

Kepala Basarnas Ternate Fatur Rahman saat diwawancarai Haliyora, Rabu (20/07/22), mengatakan, sampai saat ini sesuai manifest yang diterma, setidaknya sebanyak 77 penumpang yang terdaftar di KM. Cahaya Arafah.

Kata Fathur, 77 penumpang tersebut, 64 orang sudah berhasil diselamatkan, sementara 13 penumpang lainnya sampai saat ini masih dalam proses pencarian

“Jumlah korban 77 orang, dimana korban selamat ada 64 orang, sementara 13 dalam pencarian dan korban meninggal dunia,” ungkapnya.

BACA JUGA  Demo di Kantor Bupati Haltim, Forkap Minta Copot Kadis Nakertrans 

Selain tim SAR gabungan, Fathur menambahkan, pencarian korban hilang tersebut juga melibatkan warga masyarakat Desa Tokaka, BPBD Malut, Kantor Kamla Zona Timur, Satjar Kodim 1509 Labuha, Satjar Polres Halsel, BPBD Halsel, KUPP Babang dan KSOP Ternate. (Wan-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah