Tidore, Maluku Utara- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menyoroti ambruknya talud atau plengsengan penahan tebing sungai di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur yang baru saja dibangun dua bulan lalu.
Ketua Komisi III Malik Muhammad saat dikonfirmasi haliyora.id mendesak kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tikep agar segera meminta kepada rekanan atau kontraktor untuk memperbaiki talud yang rusak itu.
“Talud masih dalam masa pemeliharan, sehingga sebagai mitra kerja, maka diminta PUPR segera tangani,” pintanya, (18/7/2022).
Menurut Malik, intensitas curah hujan yang tinggi melanda wilayah Maluku Utara akhir-akhir ini tentu berdampak kepada masyarakat terutama warga bermukim di sekitar plengsengan penahan tebing sungai itu.
“Sebagai mitra kerja tentu kami sangat mengharapkan agar secepatnya ditangani karena faktor cuaca dengan curah hujan yang sangat tinggi, hal ini sangat berdampak pada masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sebagai informasi, pembangunan talud ini dikerjakan oleh CV Ketapang dengan Nomor Kontrak :618/8/PPK-SDA/PPK/KONTRAK/FK/12/2022, tertanggal 20 Mei 2022, dengan masa kontrak 150 hari kalender. Proyek yang dikerjakan tersebut bersumber dari APBD Tikep tahun anggaran 2022 bernilai kontrak sebesar Rp 276.922.000. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!