Tingkatkan Tanaman Hortikultura, Kelompok Tani di Ternate Bakal Terima Bibit dari Distan

Ternate, Maluku Utara- Dinas Pertanian Kota Ternate akan terus mendorong kelompok tani untuk melakukan penanaman hortikultura berupa sayur, tomat, cabai dan jenis sayuran lainnya.

Hal Itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Thamrin Marsaoly kepada Haliyora, Selasa (28/06/2022).

Diungkapkan Thamrin, meski ketersediaan lahan di Ternate sangat terbatas dan hasil produksi pertanian tidak begitu banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Ternate, namun pihaknya harus terus mendorong para petani untuk melakukan penanaman.

“Paling tidak 30 hingga 40 persen produksi pertanian ini bisa terdistribusi ke pasar, karena sangat tidak mungkin dengan luas lahan yang begitu kecil mampu memproduksi hasil pertanian yang dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Ternate,” kata Thamrin.

BACA JUGA  Ini Daftar Pejabat Malut yang Disuntik Vaksin Besok, 14 Januari 2021

Dikatakan, langkah untuk mendorong petani menanam sayuran dan bumbu dapur itu untuk meningkatkan ekonomi petani dan juga rakyat Kota Ternate pada umumnya.

“Kita terus mendorong petani melakukan penanaman agar mampu meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dengan demikian, sambung Thamrin, kelompok tani di Kota Ternate akan terus dibina dan diberikan bibit holtikultura .

“Kita juga akan membina kelompok tani dan memberikan bibit hortikultura yang rencananya akan didistribusikan pada Juli 2022 kepada petani yang sekarang masih aktif bertani,” terangnya.

Thamrin menyebut, jumlah kelompok petani di Kota Ternate tercatat sebanyak 200 kelompok “Jumlah petani kurang lebih sebanyak 200 kelompok tani, Jadi kalau bibit hortikultura ini sudah ada maka akan kita prioritaskan kepada petani yang saat ini masih melakukan penanaman, karena tidak semua petani itu aktif bertani,” ucapnya.

BACA JUGA  Dikeluhkan Pedagang, Ini Penampakan Pasar Dufa-dufa Ternate

Sebelumnya, sambung Thamrin, Dinas Pertanian Kota Ternate juga telah menyerahkan 10 unit cultivator untuk mempermudah petani dalam pengolahan lahan.

“10 unit cultivator yang kita berikan itu diharapkan minimal bisa memudahkan para petani dalam mengolah lahannya, sebab selama ini mereka menggarap lahan menggunakan cangkul (pacul) saja. Semoga dengan bantuan sejumlah sarana tersebut dapat membantu petani dalam berproduksi,” pungkasnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah