Halsel, Maluku Utara- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Selatan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2022 sebesar Rp 33 Miliar.
Kadishub Halsel, Iksan Subur kepada Haliyora mengatakan, dana tersebut difokuskan pada delapan item kegiatan perhubungan penyeberangan laut.
“Tahun ini Dishub Halsel dapat DAK sebesar Rp 33 miliar. Dana itu difokuskan pada delapan item kegiatan perhubungan penyeberangan laut,” terangnya kepada Haliyora, Senin (27/06/2022).
Delapan kegiatan dimaksud, sambung Iksan, terdiri dari rehabilitasi lima pelabuhan penyeberangan laut dan tiga lainya dilaksanakan di darat yakni Gedung terminal serta area parkir.
“Rinciannya Rp 9 miliar untuk pembangunan jembatan kupal, Rp 1,9 miliar untuk rehab Pelabuhan Penyeberangan Kayoa Utara (Laromabati), Rehabilitasi gedung terminal Pelabuhan Ferry senilai Rp 621 juta dan rehabilitasi lingkungan dan areal parkir Pelabuhan Kayoa Utara senilai Rp 4,1 miliar, rehabilitas areal parkir dan terminal Pelabuhan Saketa Rp 2,2 miliar, rehabilitas jalan dalam pelabuhan Fery Kecamatan Makian Rp 3,9 miliar, perbaikan jalan lingkungan parkiran pelabuhan Fery Sayoang Rp 7,1 miliar,” beber Iksan.
Dikatakan Iksan, lima pelabuhan yang sudah ditetapkan dalam proyek rehabilitas tersebut sudah ditenderkan, bahkan ada yang sudah dikerjakan.
“Sementara ini progres pembangunan pelabuhan Kupal dan Sayoang sudah 50 persen lainya juga sementara berjalan, pekerjaan di Kayoa dan Makian minggu kemarin baru melakukan penandatanganan pencairan uang muka. Semua item kegiatan ini kita targetkan rampung dan dapat difungsikan tahun ini,” ujar Iksan.
Ia juga menambahkan, Dishub Halsel fokus melakukan perbaikan infrastruktur pelabuhan penyebrangan laut untuk mendukung program smart city.
“Ditargetkan 2023 mendatang pelayanan di setiap pelabuhan penyeberangan dapat memuaskan masyarakat, karena dukungan infrastruktur penyebrangan laut seperti terminal dan ruang tunggu yang menunjang,” pungkasnya. (Asbar/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!