Ternate, Maluku Utara- Pemadaman listrik secara bergilir yang dilakukan oleh Perusahan Listrik Negara (PLN) di Kecamatan Pulau Moti, Kota Ternate selama empat bulan ditanggapi DPRD Kota Ternate.
Meskipun PLN merupakan instansi vertikal, namun DPRD meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate wajib mencari solusi sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi pemerintah harus mengambil langkah-langkah, sehingga masyarakat bisa menikmati pelayanan listrik dengan baik,” ucap Ketua Komisi II, Mubin A. Wahid Kepada Haliyora, Selasa (07/06/22).
Politisi PPP itu menambahkan, kendati PLN merupakan perusahaan negara di bawah BUMN, namun masalah ini tidak bisa didiamkan oleh pemerintah, sebab warga Moti juga bagian dari masyarakat Kota Ternate.
“Apalagi pemadaman bergilir ini sudah berjalan selama empat bulan. Untuk itu Pemkot harus mencari solusinya agar pelayanan listrik bisa dinikmati kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dikatakan, Pemkot harus mengkoordinasikan masalah ini dengan PLN sehingga bisa mengetahui apa yang menjadi kendalanya. “Setelah itu baru pemerintah dan PLN sama-sama mencari solusi,” pungkasnya. (Wan-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!