Morotai, Maluku Utara – Pemilik SPBU Darame Morotai, Nuku Hamid, merasa kecewa terkait suplai BBM jenis Pertalite dari Tobelo Kabupaten Halut tidak diangkut ke Morotai menyebabkan kekosongan BBM Pertalite di Morotai.
Nuku Hamid kepda Haliyora mengatakan, kelangkaan BBM jenis Perteaite di Morotai lantaran BBM yang ada di Tobelo tidak dibawa ke Morotai dengan alasan tidak ada kapal. “Jadi bukan karena minyak tidak ada, tapi tidak dibawa dari Tobelo ke Morotai,” ujar Nuku via telpon kepada Haliyora, Kamis (28/4/2022).
Dikatakan, pada pagi hari sekitar pukul 07:00 WIT sampai pukul 12.00 WIT, BBM Pertalite di SPBU Darame masih ada, namun mulai pukul 14.00 WIT sudah habis.
“Jadi kendalanya ada di pemilik kapal, ibu Hj. Darmiyati. Informasi terakhir yang saya dengar bahwa mereka tidak angkut minyak ke kapal, alasannya karena kapal tidak ada di Tobelo. Tapi seharusnya mereka harus berupaya untuk mengangkut minyak ke Morotai, karena mereka punya tanggungjawab. Tugas kami di SPBU adalah menyetor ke Pertamina sesuai kontrak. Dan itu sudah kami lakukan, jadi kalau sudah ada permintaan dari kami, maka pemilik kapal harus menyesuaikan dengan berupaya mengangkut minyak tersebut, jangan alasan tidak ada kapal. Kami tidak mau tau itu harus menyesuaikan,” tandasnya.
Nuku mengaku sangat kecewa dengan alasan pemilik kapal. Ia berharap pemilik kapal segera berupaya mengangkut minyak dari Tobelo ke Morotai. ”Karena kami sudah setor ke Pertamina. Kami tidak mau lagi mendangar keluhan masyarakat dan bertanya-tanya kenapa minyak kosong,” harapnya.
Nuku juga berharap Pemda Morotai mengambil langkah mengatasi masalah ini. ”Masa minyak di SPBU yang berada jauh dari Ibu Kota seperti di Desa Dehegila tersedia tapi di SPBU dalam pusat kota tidak jual BBM alias tutup, kan tidak masuk akal itu,” pungkasnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!