Tidore, Maluku Utara- Harga sejumlah kebutuhan di Kota Tidore Kepulauan mulai melonjak. Itu disampaikan Kahumas Polres Tikep dalam konfrensi pers, Jum’at (01/04/2022).
Kahumas Polres Tikep dalam konfrensi pers tersebut manyampaikan, hasil monitoring bahan pokok di Kota Tikep pada Kamis 31 Maret 2022, diketahui kebutuhan cabe rawit merah per bulan sebanyak 8-10 ton, stok yang tersedia sebanyak 11,8 ton, dijual per kilo gram Rp 100.000
Kebutuhan Bawang Putih per bulan sebanyak 9-12 ton per bulan, stok yang tersedia sebanyak 10,3 ton, dijual per kilo gram Rp 45.000.
Kebutuhan bawang merah per bulan sebanyak 9-12 ton, tersedia sebanyak 9 ton, dijual per kilo gram Rp 50.000.
Sementara kebutuhan minyak goreng curah sebanyak 6 ton per bulan, tersedia saat ini sebanyak 8 ton, dijual per liter Rp 20.000-21.000.
Minyak goreng curah sederhana dibuuhkan sebanyak 6 ton per bulan, stok yang tersedia 8,5 ton, dijual per liter Rp 23-34 ribu.
Kebutuhan minyak goreng curah premium per bulan sebanyak 6 ton, stok yang tersedia sebanyak 7,1 ton, dijual per liter Rp 25.000.
Selain itu, kebutuhan gula pasir perbulan sebanyak 7-9 ton, tersedia saat ini sebanyak 11,3 Ton, dijual per kilo gram Rp 15.000.
Keebutuhan beras per bulan sebanyak 10-12 ton, stok yang tersedia sebanyak 14,2 ton, dijual per zak ukuran 25 kilo gram Rp 300-320 ribu.
Kebutuhan daging ayam per bulan sebanyak 5-7 ton, tersedia saat ini sebanyak 7,1 ton, dijual per kilo Rp 40-50 ribu.
Kebutuhan telur ayam per bulan sebanyak 10-12 ton, tersedia saat ini sebanyak 12,3 ton, dijual per butir dengan harga Rp 1.800-2.000.
Disebutkan, harga daging sapi melonjak, pada tahun lalu harganya Rp 120.000 per kilo gram naik menjadi Rp 140.000 per kilo, kini naik lagi menjadi Rp 160.000 per kilo gram.
“Kebutuhan daging sapi per bulan sabanyak 2-3 ton, namun sekarang ini stoknya tidak menentu. Lonjakan harga daging sapi ini juga selain stoknya berkurang juga dipengaruhi kenaikan bahan kebutuhan lain,” ujar Kahuman Polre Tikep Iptu Irwansyah.
Ditambahkan, Pemkot Tikep saat ini berupaya untuk memenuhi ketersediaan pangan selama bulan Ramadhan.
“Jelang Ramadhan ini Polres Tidore Tetap melakukan pengawasan ketat, jangan sampai terjadi kelangkaan bahan pokok lain seperti terjadi pada minyak goreng yang salah satu penyebabnya karena ada perusahan-perusahan nakal yang sengaja melakukan penimbunan,” pungkasnya. (Unu-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!