Ternate, Maluku Utara- Beberapa waktu lalu Kepala BPKAD Kota Tente, Abdullah H.M. Saleh memprediksi Pemkot Ternate bakan mengalami devisit anggaran sebesar Rp 75 miliar pada tahun 2022.
Pernyatan Kepala BPKAD itu dibantah oleh Ketua DPRD Kota Tenate, Muhajirin Bailusy.
Menurut Ketua DPC PKB Kota Ternate itu, keuangan daerah tidak akan mengalami devisit, hanya penyesuaian kegiatan
“Tidak ada devisit. Siapa bilang ada devisit. Itu hanya penyesuaian kegiatan. Kelihatannya pemerintah kota itu lagi panik,” ujar Muhajir saat dikonfirmasi Haliyora, Senin (14/03/2022) di kantor DPRD.
Muhajirin mengungkapkan pada akhir tahun 2021 lalu ada transfer dana sebesar Rp 30 miliar kemudian Pemkot menggunakan dana tersebut membayar sejumlah hutang.
Mestinya, sambung Muhajirin, saat hendak melakukan pembayaran, harus menghitung dulu, apakah sudah pantas diselesaikan atau tidak.
“Dari awal DPRD sudah bilang kalau misalkan ada utang segera ditetapkan atau dilihat ini bisa diselesaikan di akhir tahun atau tidak. Kalau misalkan tidak bisa diselesaikan dibawa ke tahun anggaran 2022. Nanti dibuat skema pembayarannya sesuai anggaran,” ujarnya.
Muhajir kembali menegaskan, keuangan darah tidak devisit. “Tidak ada devisit anggaran daerah. Ini hanya penyesuaian-penyesuaian saja, dan DPRD dan Pemkot akan membicarakan skema penyesuaian itu,” pungkasnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!