Pemkot Tikep Launching Seragam Adat, Wajib Digunakan ASN Setiap Kamis

Tidore, Maluku Utara- Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen melaunching penggunaan pakaian adat tiap hari kamis untuk semua pegawai di lingkup Pemkot Tikep.

Launching penggunaan pakaian adat dilakukan pada saat apel gabungan di Halaman Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Kamis (10/3/2022).

Sesuai Peraturan Walikota Nomor 70 Tahun 2021 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara pada lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, penggunaan pakaian adat pada setiap hari Kamis mulai diberlakukan bulan Maret 2022.

Mengawali sambutannya, Wawali Tikep mengatakan, penggunaan pakaian adat sebagai upaya membudayakan cinta pada adat istiadat sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Tidore Kepulauan Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pengakuan dan Perlindungan Adat Istiadat dan Budaya Masyarakat Adat Kesultanan Tidore.

BACA JUGA  Satu Rumah Warga di Ternate Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

“Tentunya hal ini harus diapresiasi karena melalui penggunaan pakaian adat ini kita membudayakan cinta pada adat istiadat yang kita miliki, salah satunya dengan memakai pakaian adat setiap hari kamis,” ujar Ayah Erik (sapaan akrab Muhammad Sinen).

Ketua DPD PDI-P Malut itu menambahkan, Pemkot Tikep memiliki tanggungjawab untuk melindungi dan menghargai serta melestarikan adat istiadat Tidore yang sudah berumur ratusan tahun tersebut sehingga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Ini warisan budaya kita, jadi mari kita sosialisasikan warisan budaya ini melalui penggunaan pakaian adat di masing-masing lingkungan kerja tiap hari Kamis. Ini bukan hanya berlaku di instansi pemerintah daerah saja, tapi diharapkan juga diikuti oleh instansi vertikal, BUMN dan BUMD di Tikep, sehingga menjadi ciri khas daerah,” imbuhnya seraya mengingatkan agar selalu mengikuti ibadah pada hari Jum’at bagi yang beragama Islam, karena Kota Tidore sudah dicanangkan sebagai “Kota Santri,” imbuhnya.

BACA JUGA  Dunia Pendidikan Ternate Disorot Pasca Palang Pintu SDN 6

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo dalam laporanya menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Walikota dan Wakil Walikota yang terus mendorong upaya menjaga nilai-nilai budaya warisan dari para pendahulu.

“Semoga pakaian adat ini dapat menjadi identitas dan tentunya dapat menambah semangat kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara launching ini ditandai dengan dipakaikannya pakaian adat dan pakaian Besu oleh Wakil Walikota kepada perwakilan ASN. (unu-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah