Haltim, Maluku Utara- Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub meminta DPD PDI-P Maluku Utara membantu memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan dan pendidikan di Haltim ke Pemprov Maluku Utara.
Hal itu disampaikan Ubaid saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI-P Haltim di Kecamatan Maba, Minggu (20/02/2022).
Kata Ubaid, masih banyak ruas jalan dan jembatan di kabupaten Haltim yang harus dibangun, dan itu butuh perjuangan berat. Olehnya itu, ia meminta agar ruas jalan Maba Utara dan Wasile Utara ditingkatkan menjadi jalan nasional. Selain itu, ruas Maba-Sagea yang menjadi kewenangan provinsi juga menjadi perhatian bersama untuk kemanfaatan masyarakat.
Ubaid menyebut, panjang ruas jalan di Halmahera Timur adalah 900 kilo meter lebih, dan sudah alih status menjadi jalan nasional sebanyak 300 km. “Kami berharap agar PDI-P juga membantu mendorong agar ruas jalan Wasile Utara dan Maba Utara juga ditingkatkan menjadi jalan nasional,” imbuhnya.
Menurut Ubaid, partai politik merupakan mitra strategis pemerintah untuk memperjuangkan dan mewujudkan harapan dan kepentingan masyarakat. ”Untuk itu kita harus bersinegi dan berkolaborasi,” ujarnya.
Bagi Ubaid, pembangunan jalan merupakan faktor penting dalam menghubungkan satu daerah dengan daerah lainnya yang pada gilirannya akan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya berpandangan bahwa ekonomi bisa tumbuh kalau konektivitas ini sudah terbuka dengan baik. Ekonomi yang lemah ini juga akibat dari distribusi yang terhambat dari satu daerah ke daerah lain lantaran belum terkoneksi. Saya berkeyakinan, jika jalan sudah terhubung, maka dengan sendirinya ekonomi akan tumbuh,” ucapnya
Selain pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, Ubaid juga menyentil soal pendidikan. Dia berharap Dinas Pendidikan Provinsi Maluku Utara melakukan evaluasi dan monitoring secara kontinyu dan berkala terkait mutu pendidikan dan infrastruktur pendidikan SMA di Halmahera Timur.
“Mutu pendidikan itu bisa baik kalau evaluasi dan monitoring di lakukan secara berkala dan kontinyu, terutama kepada guru, dan SMA ini kewenangan provinsi, kalau tidak berkala maka perbaikan mutu pendidikan akan berjalan lamban. Tentunya segi inftastruktur juga harus menjadi perhatian, seperti ruang belajar dan lain-lain. Mudah-mudahan dengan melalui support dari PDI-P, Dinas Pendidikan Provinsi bisa melihat secara menyeluruh masalah pendidikan di Maluku Utara, termasuk di Haltim agar ke depan mutu pendidikan di Haltim lebih baik dan melahirkan SDM berkualitas,” harapannya.
Menanggapinya, Ketua DPD PDI-P Malut, Muhammad Senen, mengatakan siap membantu Pemda dan rakyat Haltim sesuai apa yang disampaikan bupati.
“Bupati Haltim telah meminta kepada PDI-P Provinsi Malut membantu rakyat Haltim untuk menyelesaikan jalan kemudian pendidikan, maka DPD PDI-P akan menyampaikan permintaan bupati ini kepada Pemprov Malut secara tertulis. Saya juga pastikan DPD-PDIP melalui fraksinya di DPRD akan mengawal hingga terlaksana. Pak bupati tidak usah khawatir. PDI-P tetap akan membantu pak bupati untuk mewujudkan harapan dan kepentingan masyarakat Haltim,” ujar Ayah Erik sapaannya saat menyampaikan sambutan. (Echal-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!