Halsel, Maluku Utara- Banjir yang melanda Desa Kampung Baru Kecamatan Obi mengakibatkan 33 rumah warga tergenang air. Dikatakan, banjir terjadi akibat meluapnya sungai di desa setempat pada Minggu (20/02) kemarin.
Itu disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halsel, Muhajir Zam-zam saat diwawancarai Haliyora Selasa, (22/02/2022).
Muhajir mengatakan, setelah menerima laporan terjadinya banjir di Desa Kampung Baru Pulau Obi pada, Minggu (20/02) kemarin, BPBD langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) pada, Senin, 21 Februari 2022, dan melakukan investigasi di lokasi serta menyerahkan logistik berupa sembako kepada warga yang terdampak banjir.
“TRC turun di lokasi bencana banjir melakukan investigasi dan memberikan bantuan sembako kepada warga Desa Kampung Baru,” terangnya.
Menurut Muhajir, banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, dimana sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap dan merembet menggenangi pemukiman warga di Desa Kampung Baru. TRC mencatat sebanyak 33 unit rumah warga terendam.
“Dari 33 unit rumah warga yang terendam banjir itu, terdapat 33 kepala keluarga yang terdiri dari 158 jiwa terpaksa harus mengungsi ke kerabat terdekat mereka,” ungkap Muhajir.
Muhajir mengatakan, saat ini tidak ada korban jiwa, hanya ada korban luka yaitu Ibu Waatima (70 tahun) warga dusun 2 Desa Kampung Baru, ia tergelincir dan terjadi benturan di kepala mengakibatkan sesak nafas, demam dan sakit pinggang. “Kini dalam penanganan dan Alhamdulillah sudah membaik,” ujar Aji sapaan akrabnya.
Selain Desa Kampung Baru, tambah Muhajir, 5 unit rumah warga di Desa Laiwui juga terendam banjir. “Desa Laiwui Kecamatan Obi juga dilanda banjir, terdapat 5 unit rumah warga terendam akibat curah hujan tinggi, dan sudah disentuh BPBD,” demikian Muhajir. (Asbar-*)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!