Morotai, Maluku Utara- Kabar tentang pemecatan petugas kebersihan (tukang sapu jalan) di Desa Posi-Posi Rao oleh Pj.Kades setempat sudah diketahui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pulau Morotai.
Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pulau Morotai, Ahdad Hi. Hasan kepada Haliyora mengatakan bahwa pihaknya juga mendapatkan laporannya.
Bahkan Ahdad mengatakan bukan hanya tiga orang ibu-ibu penyapu jalan saja yang diduga dipecat Pj. Kades, tetapi ada dua guru honorer PAUD juga diberhentikan.
“Apa yang dilakukan oleh Pj. Kades Posi-Posi Rao itu kami juga mendapat laporan dari Kepala Sekolah PAUD, bahwa ada dua guru honor PAUD yang dipecat karena hanya persoalan Pilkades,” ujar Ahdad, Minggu (20/02/2022).
Atas laporan tersebut Ahdad mengatakan pihaknya sudah memanggil Pj. Kades untuk mengklarifikasi. “Jadi Pj. Kades bilang pemecatan itu tidak benar. Yang benar adalah mengevaluasi semua aparat desa terkait disiplin dan tidak lagi mempermasalahkan hasil Pilkades pasca Pilkades,” terangnya.
Meski demikian kata Ahdad, pihaknya akan turun ke Desa Posi-Posi Rao untuk mengecek kebenaranya.
“Kalau terbukti Pj.Kades terliibat dalam Pilkades (mengarahkan warga) untuk memilih salah satu Cakades, maka akan diberhentikan dari jabatan PJ.Kades serta diberikan sanksi selaku PNS,” tandasnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!