Pedagang Sembako di Halut Terancam Sanksi

Tobelo, Maluku Utara- Harga sembilan bahan pokok di sejumlah toko dan pasar di Kota Tobelo, Halmahera Utara, sering mengalami fluktuatif.

Harga minyak goreng jenis Bimoli dan Tropical misalnya, harga sebelumnya Rp 39 ribu per 2 liter, kini mulai turun harga menjadi Rp 14 ribu per liter atau Rp 28 ribu per dua liter.

Sedangkan harga minyak goreng Sunco di toko Nirwana dijual dengan harga berfariasi. Ada yang menjual seharga Rp 44.000 – 53.000 per 2 liter, bahkan ada mencapai Rp 138.000 per dua liter.

Sementara harga sembako di Pasar Rawajaya lain lagi, yang menurut pedagang di pasar tersebut bahwa harga gula pasir sebelumnya Rp 15.000 per kilo gram, sekarang dijual dengan harga Rp 17.000 per kilo gram. Dan kalau dijual per 5 kilo gram harga sebelumnya Rp 70.000 sekarang naik menjadi Rp 80.000.

Harga telur di pasar Rawajaya yang pada bulan Desember 2021 sempat naik harga kini sudah turun harga.

Pada bulan Desember harga telur mengalami kenaikan harga lantaran pasokannya menurun karena cuaca buruk, namun sekarang harganya sudah normal seiring dengan kondisi cuaca mulai membaik, sebab pasokan telur rata-rata dari luar Halut.

BACA JUGA  Pemda Halmahera Utara 'Nyicil' Utang BPJS Kesehatan

Harga telur di pasar Rawajaya saat ini Rp 60.000-63.000 per rak, dan harga eceran per butir Rp 2.000-2.500

Tentang fluktuasi harga sembako tersebut juga dibenarkan oleh Nanci, salah satu penjaga kasir di toko Alfamidi, saat ditemui Haliyora, Rabu (26/01/2022).

Nanci mengatakan, harga minyak goreng di pasar selama enam bulan terakhir berfariasi, tapi sekarang sudah turun harga. Sedangkan harga gula di pasaran saat ini mulai meroket. Kenaikan harga gula ini karena pedagang beli gula satu karung itu harganya Rp 720 ribu

Dikonfirmasi terpisah, Kamis (27/01/2022), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Halmahera Utara, Muksin Mustika menjelaskan, sejak tanggal 19 Januari 2022, atas himbauan pemerintah, maka asosiasi pengusaha retail Indonesia telah menurunkan harga minyak goreng di pasaran secara nasional.

“Jadi harga minyak goreng diturunkan menjadi Rp 14 ribu per liter. Ini harga nasional karena masyarakat mengeluhkan kemahalan harga minyak goreng. Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 3 tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan untuk Kebutuhan Masyarakat dalam rangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

BACA JUGA  Seleksi Administrasi Peserta Guru Honda dan Kontrak di Sula Diumumkan

Dikatakan, pihaknya pernah mengunjungi beberapa toko untuk memantau harga sembako. ”Kita pernah turun langsung memantau harga sembako di Alfamidi, Indomaret, Galaxi, dan Sinar Harapan.

Dia berharap agar para pengusaha bisa menyesuaikan harga sembako sesuai kebijakan. “Sebelum ada Peraturan Menteri Perdaganagan keluar, para pedagang sudah beli barang dengan harga tinggi, jadi sekarang mau kase turun harga mereka pikir rugi, namun kita harapkan agar para pengusaha itu dapat menyesuaikan harga sesuai kebijakan pemerintah,” imbuhnya.

Kadis Perindag Halut itu menegaskan, jika pengusaha berkeberatan dan tetap tidak mengikuti kebijakan harga yang ditetapkan pemerintah maka pihaknya akan memberikan sanksi. ”Kami akan berikan sanksi jika para pengusah/pedagang tidak mau menyesuaikan harga yang ditetapkan pemerintah,” tandasnya. (HU-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah