Sanana, Maluku Utara- Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, pada Rabu (24/11/2021), menyampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 kepada DPRD setempat.
Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, dalam pidato penyampaian KUA-PPAS tersebut menjelaskan, APBD tahun anggaran 2022 dirancang sebesar Rp 778,65 miliar, dimana PAD dirancang sebesar Rp 28,56 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp 748,89 miliar, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 1,2 miliar rupiah. Sehingga, jika dibandingkan dengan ABPD Tahun 2021 sebesar Rp 781,74 miliar, maka APBD Tahun 2022 menurun sebesar Rp 3,09 miliar atau 0,40 persen.
Bupati mengakui bahwa kontribusi PAD untuk APBD Sula sangat kecil jika dibandingkan penerimaan daerah, yakni hanya sekitar 3,67 persen. “Sementara pendapatan transfer mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp 14,96 miliar rupiah atau naik 2,04 persen,” urai Bupati
Untuk itu, lanjut Bupati, kedepan kebijakan belanja daerah lebih difokuskan untuk membiayai program-program prioritas yang disingkronkan dengan kebijakan pemerintah daerah, yakni; 1) penanganan pandemi Covid-19 dan program pemulihan ekonomi daerah yang bersumber dari DID. 2) Mendorong pencapaian prioritas RKPD 2022 melalui program kegiatan pemulihan ekonomi daerah. 3) Pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. 4) Memperluas kesempatan kerja dan serapan tenaga kerja. 5) Mendorong pemberdayaan masyarakat dalam upaya pengentasan kemiskinan, mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing. 6) Meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai agama dan kerukunan antara umat beragama
“Untuk fokus pembiayaan prioritas program dan kegiatan tersebut, maka anggaran belanja daerah tahun 2022 dirancang sebesar Rp 805,15 miliar rupiah atau mengalami penurunan sebesar Rp 7,64 miliar,” ujar bupati. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!